Senin, 30 Juni 2014

Jalan Takdir Tuhan




Menetes air mata ini
meski tak sederas gerimis mengisi relung bumi
terharu, tersentuh oleh Kebesaran Ilahi
yang meluruskan logika insani

Aku ke barat
berharap kian hebat
mendapatkan seribu nikmat
sebagaimana pendahulu yang telah lewat


Namun,
Angin dan debu menghempasku ke timur
tersungkur dalam lumpur
memaksaku tuk terus berusaha bangkit
tak boleh patah arang,
apalagi keinginan tuk mundur

Sang Pencipta punya rencana
Sang Penguasa Takdir punya jalan cerita
Agar aku lebih bijaksana
Agar aku lebih kuat dalam bertahan
Agar aku lebih hebat dalam berperan
Agar aku menemukan cinta dengan sebuah perjuangan
sehingga lekat dalam setiap ingatan
tak mudah goyah
tak mudah sirna
oleh batu sandungan kegagalan dan kecewa

Apapun itu ...
TakdirNya lah yang paling indah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar